- Ibadah Kurban

Protokol Hari Kurban 2020 di Tengah Pandemi

Protokol-Hari-Kurban-2020-di-Tengah-Pandemi

Pelaksanaan hari raya Idul Adha atau biasa disebut dengan hari raya kurban. Sebab hari tersebut dibarengi dengan acara penyembelihan hewan ternak yang dikurbankan.

Tetapi di hari kurban 2020 ini ada beberapa aturan yang berkaitan dengan proses kurban di tengah pandemi covid-19 yang masih menyerang negara Indonesia.

Aturan tersebut sudah tertulis pada surat yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Nomor surat 0009/SE/PK.320/F/06/2020.

Terkait protokol hari kurban 2020 ini juga disampaikan langsung oleh kepala Dinas Pangan dan Pertanian kota Bandung yaitu Gin Gin Ginanjar.

Gin Gin mengatakan bahwa pelaksanaan hari raya Idul Adha di tengah pandemi seperti saat ini masih tetap diperbolehkan.

Namun, ada beberapa peraturan yang perlu dilakukan mulai dari melakukan persiapan sampai penyebaran daging kurban tersebut.

Hal ini dimulai dari lokasi penjualan hewan ternak dan yang jual sapi limosin untuk kurban mulai diterapkan protokol jaga jarak.

Selain bagi pembeli dan juga penjual yang perlu melakukan pembatasan jarak, antara hewan kurban yang akan dijual juga perlu ada batasan jarak.

“Mulai penerapan jaga jarak yang sudah diatur, lalu penerapan personal hygiene perlu memakai alat pelindung diri baik penjual maupun pembeli, dan juga pembatasan jarak hewan kurban yang telah diatur serta tempat lokasi hewan-hewan kurban ini dijual juga sudah diatur.

Dan juga sudah diatur mekanisme penyembelihan hingga masalah pemeriksaan kesehatan dari hewan-hewan kurban itu telah diatur untuk menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Gin Gin ketika diwawancarai.

Untuk para penjual hewan kurban, Gin gin mengatakan bahwa harus memiliki kewajiban memakai alat pelindung diri seperti menggunakan masker dan juga sarung tangan.

Tidak cuma itu saja, tempat dan alat untuk cuci tangan perlu disediakan untuk para pembeli. Serta para pembeli juga wajib memakai masker ketika datang di tempat jual beli hewan kurban dan tidak lupa melakukan cuci tangan.

“Pada intinya melakukan protokol kesehatan itu harus dilakukan dari mulai tempat, penjual, pembeli hingga hewan ternak yang diperjualbelikan untuk kurban,” ungkap Gin lagi.

Untuk hari kurban 2020 ini para penjual hewan kurban tidak diperbolehkan berjualan di tempat yang tidak sesuai protokol.

Aparat wilayah sudah telah dihimbau untuk menyediakan tempat khusus bagi para penjual hewan kurban. Dan pada nantinya tempat yang ditentukan tersebut akan diberi jarak dari pedagang satu dengan yang lain.

About aramli tech 2018

Read All Posts By aramli tech 2018